AEC : Are You Ready to Fight?
Sudah tahukah kalian bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi AEC?
Dan apakah itu AEC? Disini saya akan menjelaskan secara garis besar dari
AEC itu sendiri.
AEC adalah singkatan dari ASEAN Economic Community yang secara
harfiah bisa diartikan sebagai komunitas ekonomi ASEAN. Lebih jelasnya
AEC merupakan salah satu kebijakan ASEAN yang mengintegrasikan kawasan
ekonomi seluruh Negara ASEAN menjadi suatu kesatuan yang utuh. Kebijakan
ekonomi ini berupa perdagangan bebas barang, jasa, investasi,
tenaga kerja terdidik dan aliran modal . jadi semua hal tersebut akan
dengan bebas keluar masuk antar Negara tanpa dikenakan bea cukai, namun
hal tersebut tidak sepenuhnya bebas karena setiap Negara pasti memiliki
peraturan tertentu untuk sedikit membatasi barang yang keluar masuk
wilayah teritorial mereka. Hanya saja dengan adanya kebijakan ini setiap
individu dari semua Negara di ASEAN memiliki kesempatan untuk bekerja
atau mendapatkan modal dan investasi serta barang yang diinginkannya
dari dan di Negara lain sesama anggota ASEAN dengan mudah.
AEC lahir Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN yang dilaksanakan pada
bulan Agustus 2006 di Kuala Lumpur, Malaysia, mereka sepakat untuk
mengembangkan ekonomi ASEAN agar lebih maju sehingga mampu bersaing di
Asia. AEC sendiri dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2015 nanti.
Mengapa AEC ada? Kita semua tahu bahwa Jepang, korea , dan Cina telah
menjadi penguasa benua Asia dalam bidang teknologi maupun industri
perdagangan. Jika hal ini terus dibiarkan maka dikhawatirkan banyak
Negara berkembang yang begantung pada mereka dan kehilangan inovasi
produk dalam negerinya sehingga tidak bisa bersaing.
Untuk itu semua Negara anggota ASEAN berjuang memajukan perekonomian
kawasan Asia Tenggara dengan saling bekerja sama dalam bidang industri
perdagangan. Dan kita sebagai warga Negara Indonesia wajib turut andil
dalam menyukseskan kebijakan ini.
Partisipasi kita dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Antara
lain dengan cara mengikuti secara berkala perkembangan dari AEC itu
sendiri dan bersiap untuk menghadapinya. Cara yang paling tepat agar
kita tidak kalah bersaing saat AEC nanti dengan Negara lain yakni
mulailah dari sekarang kita meningkatkan kemampuan soft skill dan hard
skill, mempelajari bahasa dan budaya Negara ASEAN , mengetahui kelemahan
dan kelebihan mereka agar kita bisa mengoptimalkan kesempatan yang ada,
selalu memonitor peekembangan AEC sendiri, memperbaiki kualitas produk
dalam negeri, dan masih banyak lagi.
AEC : Are You Ready to Fight?
Diposting oleh
Daz
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






6 komentar:
kenapa sih kok harus belajar bahasa negara lain ? Bknnya sudah ada bahasa international yaitu bahasa inggris kalau ingin berbicara dengan bangsa lain ?
kan tidak semua orang berbahasa inggris....lagipula untuk negara tertentu di asean sendiri ada yang mewajibkan warganya untuk melindungi bahasanya sendiri jadi mereka lebih mengutamakan bahasa nasional bukan bahasa internasional
Untuk lebih mengenal, ASEAN, cobalah menonton film-film buatan negara-negara ASEAN. Karena di situ kita juga akan belajar bagaimana kebudayaan mereka.
owh itu sudah sering mas...ni sekarang aku lagi belajar bahasa thai :)
Rame nih tentang AEC. Nice post Din :-D
AEC tinggal setahun lagi, tapi jika dibandingkan dengan negara yang telah maju terlebih dahulu seperti Singapura bagaimana cara bangsa kita mengejar ketertinggalan tersebut?
Itu untuk semua bidang kah? Klo di bidang kesehatan..maaf mlenceng soalnya aku kuliah di jurusan kesehatan..
Posting Komentar