KULIAH TIDAK PENTING...CIUS?
Lulusan SMA/MA sederajat
selalu memiliki dua pilihan, yaitu ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi atau lebih memilih bekerja. Dan biasanya mereka akan memilih untuk
kuliah. Lalu apa sebenarnya kuliah? Kuliah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mempunyai
arti "pelajaran yang diberikan" atau "ceramah". Namun pada
umumnya kata "kuliah" dikaitkan dengan perguruan tinggi atau
pendidikan tinggi yang sering diartikan sebagai proses belajar atau proses
pembelajaran.
Dan apa gunanya kuliah? Bila ditanya seperti itu kebanyakan kita menjawabnya
untuk belajar lebih demi mendapat ilmu pengetahuan yang banyak. Namun sadarkah
kita bahwa belajar pun dapat kita lakukan secara individual tanpa bantuan orang
lain. Belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja kita mau. Bila ingin
berdalih karena ingin membahagiakan orang tua , maka untuk apa jauh-jauh
berkuliah? Apa kita tidak bisa membuat mereka bahagia walau tanpa kuliah? Tentu
tidak bukan. Kita bisa melakukan hal-hal kecil setiap harinya misalnya saja
seperti membantu membereskan pekerjaan rumah. Atau kita mencoba beralasan untuk
mendapatkan prospek kerja yang lebih bagus. Ayolah kita ini mau kuliah atau
bekerja. Bila bekerja kenapa tidak langsung kerja saja. Banyak kok orang –
orang di sekitar kita yang sukses tanpa pendidikan yang tinggi. Salah satunya
Tukul Arwana, public figure yang sukses di Indonesia. So apa tujuan kita kuliah? Gengsikah? Mungkin itu sempat terbesit
di hati kita semua. Namun yang pasti dengan kuliah selain memperdalam ilmu kita
pada suatu bidang tertentu juga dapat memperoleh pengalaman yang tidak bisa
kita dapatkan di lingkungan masyarakat luar serta mendapatkan legalitas yang
diperlukan untuk mendukung kita bisa bersaing di dunia kerja.






2 komentar:
Setuju, selain memperdalam ilmu kita pada suatu bidang tertentu juga dapat memperoleh pengalaman
haha ukeuke
Posting Komentar